Cegah Stunting, Perempuan Tani HKTI Bagikan 3000 Butir Telur di Jateng

Artikel Kegiatan News
Perempuan Tani HKTI bekerjasama dengan PT Charoen Pokphand Indonesia membagikan 3000 butir telur ke petani-petani di Jateng.

Jawa Tengah – Perempuan Tani HKTI mencanangkan Gema (Gerakan Makan) Telur, program ini sebagai salah satu upaya pencegahan stunting di Indonesia. Mengingat angka stunting di Indonesia terbilang tinggi. Hingga 2019 prevalensi Balita stunting di Indonesia 27 % di atas batasan yang ditetapkan WHO (20%).

Dian Novita Susanto Ketua Umum DPN Perempuan Tani HKTI mengatakan, pada tahap awal Perempuan Tani HKTI membagikan 3000 butir telur untuk petani-petani di Jateng.
Pendistribusian telur dilakukan oleh Dewan Pimpinan Provinsi Perempuan Tani HKTI Jateng.

‘Kami membagikan 3000 butir telur untuk petani-petani di Jawa Tengah (Jateng),’ kata Dian Novita, Rabu 29 Januari 2020.

Dian menuturkan, penyebab utama stunting karena kurangnya asupan gizi, sehingga untuk mencegah stunting diperlukan asupan gizi yang cukup sejak balita, salah satunya dengan mengkonsumsi telur.
‘Kami harap dengan konsumsi telur bisa mencegah stunting di Indonesia, karena telur tinggi kandungan gizinya,’ tutur Dian.

Program Gema Telur Perempaun Tani HKTI bekerja sama dengan PT Charoen Pokphand Indonesia, program ini juga akan dilaksanakan disejumlah provinsi di Indonesia.

‘Gema (Gerakan makan) Telur akan kami adakan juga di Banten, Jawa Barat dan Jawa Timur,’ kata Dian.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *