Jakarta,- Perempuan Tani HKTI terus mengembangkan roda organisasinya agar terus mengakar kuat dalam kehidupan masyarakat. Hingga kini, sayap HKTI yang konsen terhadap nasib para perempuan tani ini telah memiliki lima cabang di tingkat Provinsi (DPP)
“Visi dan misi kami adalah memperjuangkan kaum perempuan tani yang selama ini kurang di apresiasi. Hadirnya lima cabang ini membuktikan kalau Perempuan Tani HKTI sangat dibutuhkan di dalam masyarakat,” kata Ketua Umum Perempuan Tani HKTI, Dian Novita Susanto, Jumat (25/10).
Menurut Dian, peranan perempuan dalam pertanian tidak bisa dianggap sepele. Di tingkat yang kecil atau dalam keluarga misalnya, ibu rumah tangga tentu harus piawai dalam mengurus asupan gizi bagi anak hingga suaminya.
Di lingkup yang besar, peran perempuan paling nyata bisa dilihat pada produksi pertanian, mulai dari penanaman hingga panen. Data Perempuan Tani HKTI, lebih kurang 74% yang bekerja di sektor pertanian adalah perempuan.
“Dan ini lebih tinggi dari laki-laki. Jadi jangan diangga remeh kiprah perempuan dalam pertanian,” ucap Dian.
Dian memastikan roda organisasi Perempuan Tani HKTI ini akan terus berkembang. Sabtu (26/10) besok, dirinya akan melantik pegurus DPP Perempuan Tani HKTI di Jawa Timur.
“Semoga lancar acaranya. Kerja perempuan tani juga akan semakin lancar dengan hadirnya DPP Jatim untuk memajukan sektor pertanian di Indonesia. Hidup Perempuan Tani HKTI!!,” demikian Dian.
Berikut DPP Perempuan Tani HKTI di lima provinsi
1. Banten
Ketua: Lindra Octora, S.I.kom
Sekretaris: Vita Maulidya
Bendahara: Heni Sulastri
2. Jawa Tengah
Ketua: Nur Faisah, S.E
Sekretaris: Ranum Nurhayati, S.St
Bendahara: Ayuningtyas
3. Kepulauan Riau
Ketua: Hj. Ariski Novi
Wakil Sekretaris: Sari Robmala
Bendahara: Reni Ardiyani
4. Jawa Barat
Ketua: Hj Ade Irma Sopyan M.Tr.Keb
Sekretaris: Hj Siti Hunainah M.sos
Bendahara: Siti Rahmi Ramadhany
5. DKI JAKARTA
Ketua: Rina Fitri
Sekretaris: Angel Da Silva